You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Loading...
Logo Kalurahan HARGOTIRTO
Kalurahan HARGOTIRTO

Kap. Kokap, Kab. Kulon Progo, Provinsi DI Yogyakarta

SELAMAT DATANG DI WEBSITE RESMI PEMERINTAH KALURAHAN HARGOTIRTO HARGOTIRTO SUMRINGAH GUMREGAH BERKEMAJUAN PEMERINTAH KALURAHAN HARGOTIRTO MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1445 H MOHON MAAF LAHIR DAN BATIN

Covid-19 Matikan Ekonomi Warga, Bagaimana Negara Lain Menghadapinya?

Administrator 27 Maret 2020 Dibaca 865 Kali

Hargotirto

[KBR|Warita Desa] Jakarta | Pandemi Coronavirus Disease-2019 (Covid-19) menghantam mata pencaharian warga di banyak negara.

Hantaman itu terutama dirasakan warga yang bekerja di sektor pariwisata, serta sektor-sektor lain yang terkait langsung dengannya seperti transportasi, perhotelan, penyuplai makanan, dan sebagainya.

Organisasi pariwisata dunia World Travel & Tourism Council (WTTC) memperkirakan ada jutaan orang yang mengalami krisis keuangan gara-gara wabah ini.

“Mata pencaharian jutaan orang di sektor pariwisata sedang hancur. Dari pelayan, supir taksi, koki, pilot, penjual katering, sampai petugas kebersihan," kata Presiden WTTC Gloria Guevara dalam siaran persnya, Jumat (20/3/2020).

“Jutaan keluarga terjerumus ke dalam kesusahan dan utang yang mengerikan, tidak tahu bagaimana mereka bisa belanja makanan dan membayar tagihan. Wabah Covid-19 menciptakan efek domino sangat besar, menghancurkan seluruh sektor ekonomi," katanya lagi.

Karena itu, WTTC mendorong negara-negara agar membuat kebijakan yang isinya:

Melindungi pendapatan orang-orang yang terdampak wabah;Memberi pinjaman bebas bunga bagi usaha kecil menengah, terutama pariwisata, untuk melindungi mereka dari kebangkrutan, dan;Menghapus pajak untuk pelaku usaha selama 12 bulan ke depan.

Kebijakan Ekonomi 'Bagus' di Tengah Wabah Covid-19

WTTC mencontohkan kebijakan beberapa negara yang mereka nilai 'bagus' untuk mengatasi krisis ekonomi warga akibat wabah Covid-19. Berikut paparan singkatnya.

Baca Juga : Imbas Wabah, Pendapatan UKM di NTB Turun Drastis

1. Hong Kong: Subsidi Agen Wisata

Pemerintah Hong Kong membuat program subsidi bernama Anti-Epidemic Fund's Travel Agents Subsidy Scheme.

Lewat program tersebut, setiap agen wisata yang terdaftar di Hong Kong bisa menerima subsidi sebesar HK$80.000 atau sekitar Rp170 juta per badan usaha.

2. Jerman: Pinjaman Tunai Tak Terbatas

Menurut WTTC, pemerintah Jerman sudah menyiapkan pinjaman uang tunai tak terbatas selama masa wabah Covid-19.

Pinjaman tak terbatas itu disediakan untuk pelaku usaha yang menghadapi kesulitan keuangan dan terancam bangkrut akibat wabah.

3. Prancis: Dana Solidaritas

Pemerintah Prancis juga menyiapkan paket bantuan yang mereka namakan Solidarity Fund atau dana solidaritas.

Bantuan tersebut berupa dukungan dana tak terbatas, ditujukan bagi pelaku usaha yang bangkrut akibat wabah Covid-19 terutama dari sektor bisnis katering, perdagangan non-makanan, dan pariwisata.

4. Italia: Pemerintah Bayar 80 Persen Gaji Karyawan

Di Italia, pemerintah membayarkan 80 persen gaji pekerja formal yang terdaftar di negaranya. Kelompok wirausaha dan pekerja informal bisa turut mendaftarkan diri untuk mendapat bantuan serupa.

Pemerintah Italia juga membuat sistem penundaan pembayaran cicilan bagi keluarga-keluarga yang kehilangan pemasukan akibat wabah Covid-19.

Oleh : Adi Ahdiat
Editor: Agus Luqman

Beri Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA Image

APBDes 2025 Pelaksanaan

Pendapatan
Rp3,636,267,256 Rp3,678,137,930
98.86%
Belanja
Rp3,346,504,904 Rp3,649,076,910
91.71%
Pembiayaan
Rp547,336,480 Rp559,733,980
97.79%

APBDes 2025 Pendapatan

Hasil Usaha Desa
Rp35,311,000 Rp35,311,000
100%
Hasil Aset Desa
Rp11,522,000 Rp13,422,000
85.84%
Lain-lain Pendapatan Asli Desa
Rp42,165,605 Rp46,011,605
91.64%
Dana Desa
Rp1,406,401,000 Rp1,406,401,000
100%
Bagi Hasil Pajak Dan Retribusi
Rp166,657,250 Rp206,695,881
80.63%
Alokasi Dana Desa
Rp1,006,277,904 Rp1,006,277,904
100%
Bantuan Keuangan Provinsi
Rp495,000,000 Rp495,000,000
100%
Bantuan Keuangan Kabupaten/kota
Rp445,762,140 Rp445,762,140
100%
Penerimaan Dari Hasil Kerjasama Antar Desa
Rp17,256,400 Rp17,256,400
100%
Bunga Bank
Rp9,913,957 Rp6,000,000
165.23%

APBDes 2025 Pembelanjaan

Bidang Penyelenggaran Pemerintahan Desa
Rp1,761,544,551 Rp1,955,763,369
90.07%
Bidang Pelaksanaan Pembangunan Desa
Rp1,211,369,953 Rp1,243,766,784
97.4%
Bidang Pembinaan Kemasyarakatan
Rp86,430,400 Rp135,153,600
63.95%
Bidang Pemberdayaan Masyarakat
Rp251,560,000 Rp266,686,000
94.33%
Bidang Penanggulangan Bencana, Darurat Dan Mendesak Desa
Rp35,600,000 Rp47,707,157
74.62%