You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Logo Desa HARGOTIRTO
Logo Desa HARGOTIRTO
HARGOTIRTO

Kec. Kokap, Kab. Kulon Progo, Provinsi DI Yogyakarta

SELAMAT DATANG DI WEBSITE RESMI PEMERINTAH KALURAHAN HARGOTIRTO HARGOTIRTO SUMRINGAH GUMREGAH BERKEMAJUAN PEMERINTAH KALURAHAN HARGOTIRTO MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1445 H MOHON MAAF LAHIR DAN BATIN

Ibu Kota Pindah ke Kaltim, Balikpapan Tak Mau Bernasib Seperti Jakarta 

Administrator 07 Oktober 2019 Dibaca 1.144 Kali

[KBR|Warita Desa] Wali Kota Balipapan Kalimantan Timur Rizal Effendi tak ingin daerahnya bernasib seperti Jakarta yang terlambat mengatasi macet dan persoalan lain.

Balikpapan bakal menjadi kota penting penyangga ibu kota, setelah Kalimantan Timur ditunjuk sebagai lokasi baru ibu kota negara dan pusat pemerintahan RI. Rizal Effendi mengatakan kota Balikpapan bakal menjadi kota penyangga penting bagi proyek pemindahan ibu kota negara.

Segala logistik maupun kebutuhan untuk Ibu Kota Negara yang baru maupun Pusat Pemerintahan pasti akan diangkut melalui Bandar Udara Sepinggan dan Pelabuhan Karingau yang ada di Kota Balikpapan. Tapi, di sisi lain, jalan-jalan di Kota Balikpapan sempit dan hanya bisa dilintasi dua kendaraan serta tak ada jalan-jalan alternatif.

Baca juga:  ARBEN CUP III: Gelora Bung Sono Bergelora

Rizal mendesak pemerintah pusat memprioritaskan pembangunan infrastruktur di Kota Balikpapan terlebih dahulu sebelum membangun infrastruktur di Pusat Pemerintahan. Beberapa infrastruktur mendesak yang harus lebih dulu dibangun diantaranya, infrastruktur jalan maupun moda transportasi. Termasuk perpanjangan landasan pacu bandara Sepinggan dan perluasan pelabuhan.

“Kota penyangga ini harus lebih dulu dibangun. Kalau tidak nanti babak belur, terutama Balikpapan. Kita ini beberapa hal masih terbatas. Misalnya, infrastruktur jalan. Jalannya kecil-kecil, padahal nanti pergerakkan logistik ada di Balikpapan. Jadi infrastruktur perhubungan jalan, pelabuhan udara, laut itu harus dibangun lebih dulu, sebelum Ibu Kota dibangun. Jadi saya ngotot agar daerah penyangga Balikpapan harus dibangun lebih dulu,” ujar Rizal Effendi, Senin (7/10/2019).

Rizal Effendi mengaku telah mengajukan anggaran Rp50 triliun untuk pembangunan infrastruktur mendesak tersebut ke pemerintah pusat. Anggaran itu, di luar rencana pembangunan jalan tepi pantai atau coastalroad maupun jembatan Tol Teluk Balikpapan. Sebelumnya Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro saat meninjau Desa Telemow menyatakan, rencananya tahun depan akan mulai dibangun infrastruktur di lokasi PUsat Pemerintahan. Targetnya sebelum empat tahun sudah rampung.

 

Oleh : Teddy Rumengan 

Editor: Agus Luqman 

Bagikan Artikel Ini
Beri Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA Image

APBDes 2026 Pelaksanaan

APBDes 2026 Pendapatan

APBDes 2026 Pembelanjaan