You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Loading...
Logo Kalurahan HARGOTIRTO
Kalurahan HARGOTIRTO

Kap. Kokap, Kab. Kulon Progo, Provinsi DI Yogyakarta

SELAMAT DATANG DI WEBSITE RESMI PEMERINTAH KALURAHAN HARGOTIRTO HARGOTIRTO SUMRINGAH GUMREGAH BERKEMAJUAN PEMERINTAH KALURAHAN HARGOTIRTO MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1445 H MOHON MAAF LAHIR DAN BATIN

Sosiolog: Solidaritas, Kunci Tangani Ancaman Kemiskinan dan Kelaparan Dampak Corona

Administrator 31 Maret 2020 Dibaca 563 Kali

Hargotirto

 

[KBR|Warita Desa] Jakarta | Sosiolog Imam B Prasodjo menyebut solidaritas menjadi kunci penting mencegah ancaman kemiskinan hingga kelaparan di tengah pandemi Covid-19.

Imam Prasodjo mengatakan, masyarakat Indonesia harus bergotong-royong membantu tenaga medis dan masyarakat terdampak Covid-19.

Menurutnya, masyarakat miskin dan pekerja harian sangat terancam kehidupannya.

"Kumpulkan uang, kumpulkan sembako, kumpulkan apa saja yang bisa kita berikan kepada keluarga-keluarga yang membutuhkan. Tanpa itu, tanpa solidaritas seperti ini, maka akan jatuh juga korban-korban yang lain. Berupa kelaparan-kelaparan. Oleh karena itu, mari yang (punya kemampuan) berlebih mengorganisasikan diri, memperhatikan kanan kiri. Jangan sampai ada orang-orang yang kemudian kekurangan, anaknya kelaparan, anaknya tidak bisa mendapatkan sarapan dan tidak mendapatkan makanan-makanan yang diperlukan pada setiap hari," kata Imam Prasojo saat video conference di Jakarta, Senin (30/3/2020).

Sosiolog Imam Prasodjo menegaskan pentingnya kesatuan bangsa melawan Covd-19. Menurutnya, masyarakat mampu dan kaya harus membantu masyarakat berpenghasilan harian. Sebab kemiskinan dan kelaparan mengancam masyarakat Indonesia di tengan pandemi Covid-19.

Selain membantu masyarakat terdampak Covid-19. Imam meminta masyarakat lebih perduli dengan tenaga medis.

"Tidak hanya tugas pemerintah memberikan alat pelindung diri yang secukupnya kepada para dokter, para perawat, dan bahkan para petugas kebersihan yang ada di rumah sakit, satpam maupun supir-supir yang bekerja. Fokus kedua kita adalah bagaimana kita bergotong-royong,untuk memperhatikan, membantu para petugas yang ada di rumah sakit-rumah sakit. Pastikan para petugas medis sehat. Pastikan mereka itu cukup juga tidurnya, cukup juga istirahat, cukup juga asupan makanannya. Sehingga mudah-mudahan mereka bisa berjuang di garis yang terdepan," lanjutnya.

Sosiolog Imam Prasodjo mengatakan, solidaritas akan membantu pelaksaanaan bekerja dan beraktivitas di rumah. Ia mengingatkan masyarakat, menjaga jarak sosial dan menjaga kebersihan diri.

Oleh : Lea Citra
Editor: Agus Luqman

Beri Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA Image

APBDes 2025 Pelaksanaan

Pendapatan
Rp3,636,267,256 Rp3,678,137,930
98.86%
Belanja
Rp3,346,504,904 Rp3,649,076,910
91.71%
Pembiayaan
Rp547,336,480 Rp559,733,980
97.79%

APBDes 2025 Pendapatan

Hasil Usaha Desa
Rp35,311,000 Rp35,311,000
100%
Hasil Aset Desa
Rp11,522,000 Rp13,422,000
85.84%
Lain-lain Pendapatan Asli Desa
Rp42,165,605 Rp46,011,605
91.64%
Dana Desa
Rp1,406,401,000 Rp1,406,401,000
100%
Bagi Hasil Pajak Dan Retribusi
Rp166,657,250 Rp206,695,881
80.63%
Alokasi Dana Desa
Rp1,006,277,904 Rp1,006,277,904
100%
Bantuan Keuangan Provinsi
Rp495,000,000 Rp495,000,000
100%
Bantuan Keuangan Kabupaten/kota
Rp445,762,140 Rp445,762,140
100%
Penerimaan Dari Hasil Kerjasama Antar Desa
Rp17,256,400 Rp17,256,400
100%
Bunga Bank
Rp9,913,957 Rp6,000,000
165.23%

APBDes 2025 Pembelanjaan

Bidang Penyelenggaran Pemerintahan Desa
Rp1,761,544,551 Rp1,955,763,369
90.07%
Bidang Pelaksanaan Pembangunan Desa
Rp1,211,369,953 Rp1,243,766,784
97.4%
Bidang Pembinaan Kemasyarakatan
Rp86,430,400 Rp135,153,600
63.95%
Bidang Pemberdayaan Masyarakat
Rp251,560,000 Rp266,686,000
94.33%
Bidang Penanggulangan Bencana, Darurat Dan Mendesak Desa
Rp35,600,000 Rp47,707,157
74.62%