Hargotirto (31/07/2026) - Dampak musim kemarau di Kalurahan Hargotirto Kapanewon Kokap Kabupaten Kulon Progo DI.Yogyakarta sudah mulai terasa. Sumber sumber mata air permukaan yang biasanya menjadi sumber utama pemenuhan kebutuhan air bersih se hari-hari mulai menurun debit nya.
Padukuhan Tirto, salah satu wilayah padukuhan di Kalurahan Hargotirto khususnya di RT 041 RW 017 sebanyak 36 (tiga puluh enam) Kepala Keluarga telah mengajukan bantuan air bersih kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Kulon Progo melalui Pemerintah Kalurahan Hargotirto.
Bantuan droping air bersih dari BPBD Kulon Progo telah dilakukan pada hari Selasa, 28 Juli 2026 dan di terima langsung oleh Dukuh Tirto Sarwandi. Dalam pesan tertulis yang di berikan kepada awak media kalurahan, Sarwandi menyampaikan bahwa bantuan air bersih ini dimanfaatkan langsung oleh 102 jiwa di wilayah tersebut.
Dari hasil pemetaan awal yang dilakukan oleh Seksi Keamanan Pemerintah Kalurahan Hargotirto, didapakan informasi bahwa sampai dengan akhir Juli ini kondisi wilayah padukuhan umumnya hampir sama yaitu hari tanpa hujan antara 40 - 60 hari, muka air sudah turun, debit air berkurang, sumber air permukaan menyusut drastis.
Sementara itu kapasitas penampung air umum (torn) disetiap padukuhan memiliki dengan kapasitas beragam, mulai dari 1300 liter sampai dengan 30000 liter, sedangkan akses mobil tangki untuk melakukan droping juga beragam mulai dari yang tidak bisa dilalui motor sehingga perlu ketersediaan selang hingga lokasi yang mudah di jangkau oleh mobil tangki.
Sebagian wilayah kalurahan Hargotirto telah terjangkau oleh jaringan PDAM serta jaringan Pamsimas. Namun dari 4 (empat) unit Pamsimas yang terbangun saat ini , tinggal 1 (satu) unit yang bisa beroperasional secara penuh (boy).