Kemenaker : Era 4.0 akan Ada Pekerjaan Hilang, Tapi Jangan Pesimis

Administrator | 15 November 2019 14:14:42 | Berita Desa | 369 Kali

[KBR|Warita Desa] Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) meminta masyarakat tidak pesimistis menghadapi era industri 4.0.

"Era industri 4.0 akan ada konsekuensi pekerjaan hilang, namun kita jangan pesimis," kata Sekjen Kemenaker Khairul Anwar, seperti dilansir Antara, Kamis (14/11/2019).

Menurut Khairul, era industri 4.0 akan memunculkan tren otomatisasi pada sejumlah sektor pekerjaan. Namun, menurut dia sektor pekerjaan lain akan terus tumbuh.

"Kita harus mengantisipasi perubahan-perubahan itu sehingga memberikan pelayanan kepada masyarakat," kata Khairul.

Khairul menyebut pemerintah bertugas mengkaji pekerjaan-pekerjaan yang bakal hilang, serta bidang pekerjaan baru yang akan tumbuh.

Ia jmenyebut pemerintah akan menyiapkan lembaga pelatihan untuk meningkatkan kompetensi pekerja.

"Ramalan" Bank Dunia dan WEF

Pernyataan Kemenaker tentang era industri 4.0 sejalan dengan "ramalan" Bank Dunia dan World Economic Forum (WEF).

Menurut prediksi Bank Dunia dalam laporan The Changing Nature of Work (2019), berbagai pekerjaan yang bersifat rutin, mudah terprediksi, memiliki prosedur baku, serta mengandalkan database bakal digantikan robot.

Bank Dunia juga menyebut, di tahun-tahun mendatang akan muncul berbagai jenis pekerjaan baru yang terkait dengan teknologi 4.0.

Berbagai pekerjaan baru itu akan membutuhkan keahlian seperti penguasaan teknologi digital, kreativitas, kemampuan berpikir kritis, problem-solving, kolaborasi, serta kemampuan empati.

 

Baca Juga : Pemerintah Akan Hentikan Siaran Analog 2024

Hal serupa disampaikan WEF dalam laporan The Future of Jobs Report (2018).

Menurut laporan WEF, sekitar 88 persen industri di Indonesia berencana menerapkan otomatisasi dalam berbagai bidang kerjanya.

Di satu sisi, otomatisasi berpeluang membuka berbagai model bisnis dan lapangan kerja baru. Tapi di sisi lain, hal itu juga berpotensi meminggirkan pekerja-pekerja berkeahlian rendah.

Untuk mengantisipasi dampak negatif tersebut, WEF menganjurkan negara-negara dan perusahaan supaya berinvestasi serius dalam pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM).

Menurut laporan WEF, sekurang-kurangnya mulai tahun 2022, industri di Indonesia akan banyak membutuhkan:

software developer;apps developer;analis data;manajer operasional;sales representatives;analis keuangan;human resources specialist;teknisi dan insinyur bidang robotika.

Oleh : Adi Ahdiat
Editor: Sindu Dharmawan

Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini (Gunakan bahasa yang santun)

Formulir Komentar (Komentar baru terbit setelah disetujui Admin)

Nama
No. HP
Alamat e-mail
Komentar
  CAPTCHA Image [ Ganti gambar ]
  Isikan kode di gambar
 

Wilayah Kalurahan

Aparatur Kalurahan

Layanan Mandiri


Silakan datang atau hubungi operator Kalurahan untuk mendapatkan kode PIN anda.

Masukan NIK dan PIN

Sinergi Program

Agenda

Belum ada agenda

Komentar Terkini

Info Media Sosial

Lokasi Kantor Kalurahan


Alamat : Sekendal Kalurahan Hargotirto Kapanewon Kokap Kabupaten Kulon Progo
Kalurahan : HARGOTIRTO
Kapanewon : Kokap
Kabupaten : Kulon Progo
Kodepos : 55653
Telepon : 08112635610
Email : desahargotirto@yahoo.co.id

Statistik Pengunjung

Hari ini
Kemarin
Jumlah pengunjung

Statistik SID