
Hargotirto (21/02/2023) - Akibat ditemukannya dua warga masyarakat Kalurahan Hargotirto terkena penyakit Malaria, yaitu R umur 15 tahun warga Padukuhan Sungapan II dan Ny S umur 63 tahun yang merupakan warga Padukuhan Crangah, maka sejak tanggal 17 Februari 2023 dilakukan pengambilan sample darah bagi semua warga dalam radius 1 (satu) kilometer dari rumah tinggal pasien.
Cakupan pengambilan sample darah meliputi wilayah padukuhan Crangah, Sungapan II, Sungapan I, sebagian wilayah Padukuhan Menguri, Tirto dan Nganti
Dalam upaya pengambilan sample darah, Puskesmas II Kokap menerjunkan 18 personil JSD dan mendapatkan suport dari Bhabinkamtibmas, Babinsa dan Pamong setempat.
Metode yang digunakan adalah dengan mengumpulkan warga masyarakat yang hendak diambil sample darah nya pada suatu titik kumpul semisal rumah dukuh, serambi/halaman masjid dan gedung PAUD. Selanjutnya bilamana masih terdapat warga yang belum bisa hadir, maka JSD melakukan kunjungan warga atau sistem door to door.
Temuan dua kasus di awal tahun 2023 ini cukup membuat banyak pihak prihatin, karena pada saat yang sama Pemerintah beserta warga masyarakat sedang berusaha untuk menjadi daerah bebas malaria.
Pemerintah Kalurahan Hargotirto berharap agar warga masyarakat mengambil peran masing masing dan bersikap kooperatif terhadap usaha penanganan kasus malaria yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan melalui Puskesmas II Kokap. Selain itu juga menghimbau agar warga masyarakat menerapkan pola lingkungan yang bersih agar bebas dari perkembangan jentik nyamuk, tidur di dalam kelambu, dan untuk sementara mengurangi aktifitas luar ruang dimalam hari serta segera memeriksakan diri bilamana menderita sakit.
Ditulis oleh : Parlan Jagabaya