You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Loading...
Logo Kalurahan HARGOTIRTO
Kalurahan HARGOTIRTO

Kap. Kokap, Kab. Kulon Progo, Provinsi DI Yogyakarta

SELAMAT DATANG DI WEBSITE RESMI PEMERINTAH KALURAHAN HARGOTIRTO HARGOTIRTO SUMRINGAH GUMREGAH BERKEMAJUAN PEMERINTAH KALURAHAN HARGOTIRTO MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1445 H MOHON MAAF LAHIR DAN BATIN

September 2019, Luas Kebakaran Hutan 4100 kali Lapangan Monas

Administrator 14 September 2019 Dibaca 626 Kali

[KBR|Warita Desa] Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia tak kunjung padam dan dampaknya kian meluas.

 

Menurut data Karhutla Monitoring System Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), sampai awal September 2019 luas karhutla sudah mencapai 328.772 hektare.

 

Jika dibandingkan Lapangan Monumen Nasional (Monas) di Jakarta yang luasnya 80 hektare, area karhutla itu kira-kira sudah 4.100 kali lipat lebih besar.

 

Lima provinsi dengan kebakaran hutan terluas adalah:

 

Nusa Tenggara Timur: 108.368 hektareRiau: 49.266 hektareKalimantan Tengah: 44.769 hektareKalimantan Barat: 25.900 hektareSumatera Selatan: 11.826 hektare

 

Dari 34 provinsi di Indonesia, hanya ada dua provinsi yang bebas dari karhutla tahun ini, yakni Banten dan DKI Jakarta.

 

Upaya Pemadaman

 

Upaya pemadaman karhutla di berbagai wilayah Indonesia masih terus berjalan.

 

Menurut laporan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), sampai Jumat (13/9/2019) masih ada sekitar 9.072 orang dan 37 unit helikopter yang digerakkan untuk pemadaman.

 

BNPB mengklaim karhutla di berbagai titik di Pulau Jawa sudah padam. Namun, intensitas kebakaran di di Pulau Sumatera dan Kalimantan masih tinggi, hingga menimbulkan kabut asap dan merusak kualitas udara setempat.

 

 

Wilayah Terdampak Kabut Asap

 

Menurut data BNPB, sampai Jumat (13/9/2019) pencemaran kabut asap karhutla paling parah terjadi di provinsi berikut:

 

Kalimantan Barat: tingkat pencemaran udara berbahayaRiau: udara sangat tidak sehatJambi: udara sangat tidak sehatSumatera Selatan: udara sangat tidak sehat

 

Sedangkan di Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan, BNPB mengklaim pencemaran udara akibat kabut asap karhutla masih di taraf sedang.

 

Anita Kuntariati warga Palembang, Sumatera Selatan, berharap masalah kabut asap ini bisa segera teratasi. Melalui akun Twitter @kuntarianita, ia mengunggah komentar di media sosial resmi BNPB:

 

"Padahal di dalam rumah pintu dan jendela tertutup semua, tapi mata pedih, nafas jadi sesak. Semoga segera selesai asap ini," kicau Anita (13/9/2019).

 

Oleh : Adi Ahdiat 

Editor: Agus Luqman

Beri Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA Image

APBDes 2025 Pelaksanaan

Pendapatan
Rp3,636,267,256 Rp3,678,137,930
98.86%
Belanja
Rp3,346,504,904 Rp3,649,076,910
91.71%
Pembiayaan
Rp547,336,480 Rp559,733,980
97.79%

APBDes 2025 Pendapatan

Hasil Usaha Desa
Rp35,311,000 Rp35,311,000
100%
Hasil Aset Desa
Rp11,522,000 Rp13,422,000
85.84%
Lain-lain Pendapatan Asli Desa
Rp42,165,605 Rp46,011,605
91.64%
Dana Desa
Rp1,406,401,000 Rp1,406,401,000
100%
Bagi Hasil Pajak Dan Retribusi
Rp166,657,250 Rp206,695,881
80.63%
Alokasi Dana Desa
Rp1,006,277,904 Rp1,006,277,904
100%
Bantuan Keuangan Provinsi
Rp495,000,000 Rp495,000,000
100%
Bantuan Keuangan Kabupaten/kota
Rp445,762,140 Rp445,762,140
100%
Penerimaan Dari Hasil Kerjasama Antar Desa
Rp17,256,400 Rp17,256,400
100%
Bunga Bank
Rp9,913,957 Rp6,000,000
165.23%

APBDes 2025 Pembelanjaan

Bidang Penyelenggaran Pemerintahan Desa
Rp1,761,544,551 Rp1,955,763,369
90.07%
Bidang Pelaksanaan Pembangunan Desa
Rp1,211,369,953 Rp1,243,766,784
97.4%
Bidang Pembinaan Kemasyarakatan
Rp86,430,400 Rp135,153,600
63.95%
Bidang Pemberdayaan Masyarakat
Rp251,560,000 Rp266,686,000
94.33%
Bidang Penanggulangan Bencana, Darurat Dan Mendesak Desa
Rp35,600,000 Rp47,707,157
74.62%