You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Loading...
Logo Kalurahan HARGOTIRTO
Kalurahan HARGOTIRTO

Kap. Kokap, Kab. Kulon Progo, Provinsi DI Yogyakarta

SELAMAT DATANG DI WEBSITE RESMI PEMERINTAH KALURAHAN HARGOTIRTO HARGOTIRTO SUMRINGAH GUMREGAH BERKEMAJUAN PEMERINTAH KALURAHAN HARGOTIRTO MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1445 H MOHON MAAF LAHIR DAN BATIN

Hari ke -1 Maret, virus corona jd virus mematikan dunia saat ini, mendekati 3000 orang tewas, yg bs

Administrator 02 Maret 2020 Dibaca 1.410 Kali

WHO : COVID-19 Sudah Menyebar ke 47 Negara

 

[KBR|Warita Desa] Jakarta | Organisasi kesehatan dunia WHO melaporkan saat ini kasus COVID-19 sudah menyebar ke 47 negara. Dalam Situation Report 27 Februari 2020, WHO merinci negara-negara itu adalah:

 

Kawasan Pasifik Barat

 

Cina (termasuk Hong Kong, Macau, Taiwan) Korea Selatan Jepang Singapura Australia Malaysia Vietnam Filipina Kamboja

 

Kawasan Asia Tenggara

 

Thailand India Nepal Sri Lanka

 

Kawasan Amerika

 

Amerika Serikat Kanada Brazil

 

Kawasan Eropa

 

Italia Jerman Prancis Inggris Spanyol Kroasia Austria Finlandia Israel Rusia Swedia Belgia Denmark Estonia Georgia Yunani Makedonia Utara Norwegia Romania Swiss

Baca Juga : Arab Saudi Hentikan Penerimaan Umrah, Biro Perjalanan Bingung

 

Kawasan Mediterania Timur

 

Iran Kuwait Bahrain Uni Emirat Arab Irak Oman Libanon Pakistan Afghanistan Mesir

 

Kawasan Afrika

 

Algeria

 

Sampai Kamis (27/2/2020), WHO melaporkan ada 82.294 pasien COVID-19 di seluruh dunia dan 2.747 pasien meninggal.

 

"Bila Anda tidak berada di area penyebaran COVID-19, tidak pernah bepergian ke area-area tersebut, atau tidak melakukan kontak jarak dekat dengan orang sakit, peluang Anda terinfeksi rendah," jelas WHO dalam laporannya.

 

"Meski untuk kebanyakan orang COVID-19 hanya menimbulkan sakit ringan, ada juga sebagian orang yang sakit parah."

 

"Orang berusia lanjut, dan mereka yang sebelumnya punya kondisi medis (seperti tekanan darah tinggi, sakit jantung, atau diabetes) umumnya lebih rentan," jelas WHO. 

 

Oleh : Adi Ahdiat

Editor: Sindu Dharmawan

Beri Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA Image

APBDes 2025 Pelaksanaan

Pendapatan
Rp3,636,267,256 Rp3,678,137,930
98.86%
Belanja
Rp3,346,504,904 Rp3,649,076,910
91.71%
Pembiayaan
Rp547,336,480 Rp559,733,980
97.79%

APBDes 2025 Pendapatan

Hasil Usaha Desa
Rp35,311,000 Rp35,311,000
100%
Hasil Aset Desa
Rp11,522,000 Rp13,422,000
85.84%
Lain-lain Pendapatan Asli Desa
Rp42,165,605 Rp46,011,605
91.64%
Dana Desa
Rp1,406,401,000 Rp1,406,401,000
100%
Bagi Hasil Pajak Dan Retribusi
Rp166,657,250 Rp206,695,881
80.63%
Alokasi Dana Desa
Rp1,006,277,904 Rp1,006,277,904
100%
Bantuan Keuangan Provinsi
Rp495,000,000 Rp495,000,000
100%
Bantuan Keuangan Kabupaten/kota
Rp445,762,140 Rp445,762,140
100%
Penerimaan Dari Hasil Kerjasama Antar Desa
Rp17,256,400 Rp17,256,400
100%
Bunga Bank
Rp9,913,957 Rp6,000,000
165.23%

APBDes 2025 Pembelanjaan

Bidang Penyelenggaran Pemerintahan Desa
Rp1,761,544,551 Rp1,955,763,369
90.07%
Bidang Pelaksanaan Pembangunan Desa
Rp1,211,369,953 Rp1,243,766,784
97.4%
Bidang Pembinaan Kemasyarakatan
Rp86,430,400 Rp135,153,600
63.95%
Bidang Pemberdayaan Masyarakat
Rp251,560,000 Rp266,686,000
94.33%
Bidang Penanggulangan Bencana, Darurat Dan Mendesak Desa
Rp35,600,000 Rp47,707,157
74.62%